Tuesday, April 7, 2015

Milik kamu

Mencintai kamu yang jauh beribu batu
merindui kamu tanpa kau tahu di mana aku
menyayangi kamu selagi nafas masih terhembus
namun kamu tak pernah tahu
bisa saja ku lontarkan suara hati
mahu saja aku jeritkan bisikan nurani
namun aku masih tahu batasan diri
masih waras yang kau tak pernah mencintai
hanya aku yang sendiri menari di alam mimpi
bertemankan memori sekeping hati
bernadakan alunan irama kisah luka yang tak pernah berganti
tapi diri masih berdiri teguh
masih tak serik untuk berpaut pada dahan rapuh
 walau akhirnya aku tahu yang aku bakal jatuh tersungkur
biarkan aku begini
biarkan aku sakit di sini
untuk melepaskanmu dari hati bukan keutamaan ku kini
walau hatiku pecah seribu
walau perasaan ku robek ditusuk sembilu
aku tetap mahu menyatakan
yang hati aku tetap milik kamu 

No comments:

Post a Comment